SBUMSBUM Ikhwan

N 057. KEABSAHAN SHALAT BERJAMA’AH JIKA BACAAN IMAM TERLALU CEPAT

Ayo berbelanja di Merchandise GiS

KEABSAHAN SHALAT BERJAMA’AH JIKA BACAAN IMAM TERLALU CEPAT

(Sobat Bertanya Ustadz Menjawab)  

Pertanyaan

Nama: M. Andri

Angkatan : 01

Grup : 036

Domisili :

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Izin bertanya, apakah sah shalat dengan imam yang bacaan Al Fatihah-nya cepat, tidak jeda setiap ayat dan harakat pun tidak beraturan?

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

 

Jawaban

وعليكم السلام ورحمة اللّه وبركاته

بسم الله

Wa jazakallahu khairan atas penanya.

Apabila imam membaca Al Fatihah dengan cepat, tanpa jeda, dan harakat tidak beraturan dan mengubah makna salah satu ayat dari Al Fatihah, maka shalatnya tidak sah.

Karena membaca Al Fatihah merupakan rukun dalam shalat. Lalu apabila imam salah dan mengubah makna Al Fatihah maka shalatnya tidak sah.

 

عن عبادة بن الصامت أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : لا صلاة لمن لم يقرأ بفاتحة الكتاب. (رواه البخاري : ٧٥٦)

“Dari Sahabat Ubadah bin Shamit bahwa Rasullullah Shallallahu “Alaihi Wa Sallam bersabda:

“Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Fatihatul kitab (surah Al Fatihah)”.

(Hadits diriwayatkan oleh Imam Bukhari).

 

Maka termasuk dalam hadits ini adalah orang yang salah dalam membaca Al Fatihah.

Karena orang yang salah dan mengubah makna Al Fatihah maka sama saja seperti orang yang tidak membaca Al Fatihah sebagaimana yang diinginkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

(الدرر السنية، المطلب الثالث : الخطأ في قراءة الفاتحة)

(Ad-Durar As-Sanniyah, poin ketiga : kesalahan dalam membaca Al Fatihah).

Adapun imam yang bacaan Al Fatihah-nya cepat, dan tidak beraturan harakatnya akan tetapi tidak mengubah makna maka shalatnya tetap sah.

Yang lebih utama menjadi imam tentu yang mampu membaca Al Fatihah dengan tajwid dan makhraj-nya benar.

Adapun jikalau masih mungkin untuk membenarkan bacaan imam yang salah, maka ini lebih utama, akan tetapi jikalau tidak memungkinkan maka solusinya adalah shalat di masjid yang lain atau menggantikan imam yang salah, apabila mumpuni menjadi imam shalat.

والله تعالى أعلم

 

Dijawab oleh : Ustadz Mahatir Fathoni, S.Ag.

Diperiksa oleh : Ustadz Yudi Kurnia, Lc.

 

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: grupislamsunnah.com 

Fanpage: facebook.com/grupislamsunnah 

Instagram: instagram.com/grupislamsunnah 

WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com 

Telegram: t.me/s/grupislamsunnah 

Telegram Soal Jawab: t.me/GiS_soaljawab 

YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Ayo berbelanja di Merchandise GiS

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button