SBUMSBUM Akhwat

SBUM AKHWAT NOMOR 575 –  HUKUM MENGGABUNGKAN PUASA DAWUD DENGAN PUASA SUNNAH YANG LAIN

SBUM
Sobat Bertanya Ustadz Menjawab

 

NO : 575

Dirangkum oleh Grup Islam Sunnah | GiS
https://grupislamsunnah.com

Kumpulan Soal Jawab SBUM
Silakan Klik : https://t.me/GiS_soaljawab

Judul bahasan

HUKUM MENGGABUNGKAN PUASA DAWUD DENGAN PUASA SUNNAH YANG LAIN

💬 Pertanyaan
Nama : Zaila Shaher
Angkatan : 02
Grup : 102
Domisili : –

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Saya ingin bertanya, apakah seseorang yang melakukan puasa Nabi Daud ‘Alaihissalam itu juga boleh berpuasa hari Senin Kamis dan Ayyamul Bidh?

Atau perlu meninggalkan puasa Senin Kamis dan Ayyamul Bidh atau puasa lainnya juga seperti puasa Arafah, puasa 6 hari Syawwal dan sebagainya?

جزاكم الله خيرا وبارك الله فيكم.

  Jawaban

وعليكم السلام ورحمة اللّه وبركاته

بسم الله

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله أما بعد

Secara global, puasa yang paling afdhal dan yang paling utama adalah puasa Dawud.

Telah banyak hadits yang menjelaskan akan hal ini. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Shahabat Abdullah bin A’mr bin A’sh bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ

“Puasa yang paling dicintai oleh Allah adalah puasanya Nabi Dawud”.

Dan dalam riwayat yang lain dikatakan,

قَالَ: فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا، فَذَلِكَ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ، وَهُوَ أَفْضَلُ الصِّيَامِ .
فَقُلْتُ: إِنِّي أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ.
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لاَ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ ” رواه البخاري (1976) ، ومسلم (1159).

“Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

“Berpuasa sehari, dan berbukalah sehari, dan itulah puasanya nabi Dawud ‘Alaihissalam.”

Maka Shahabat Abdullah bin Amr bin Ash berkata:

“Sungguh aku mampu melakukan yang lebih banyak/afdhal dari itu.”

Maka Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda: “maka tidak ada yang lebih utama dari puasa Dawud.”
(HR. Bukhari).

Berkata Ibnu hajar dalam kitabnya Al Fathul Bari :

“Hal ini menunjukan bahwa puasa Dawud merupakan puasa yang paling afdhal/utama secara umum.

Maka tambahan puasa sunnah selain puasa Dawud, ada dua kondisi:

Pertama
Puasa sunnah tambahan yang merubah susunan dari puasa Dawud yang biasa dilakukan, seperti menyertakan puasa Dawud dengan puasa Senin-Kamis, atau puasa Yaumil Bidh.

Maka puasa Dawud sudah mencukupkan dari puasa Senin dan Kamis begitupun dengan puasa Ayyamul Bidh.

Karena hadits yang di atas menjelaskan, tidak dianjurkan untuk menambah puasa Dawud dengan puasa Senin-Kamis begitupun dengan puasa Ayyamul Bidh.

Kondisi kedua
Apabila puasa sunnah tambahan tersebut tidak merubah susunan dari puasa Daud, seperti hari yang jarang didapatkan, seperti puasa Arafah dan A’syura maka tidak masalah menyertakan puasa Dawud dengan Puasa Arafah dan A’syura dengan niat yang khusus yaitu untuk memperoleh keutamaan puasa Arafah dan A’syura.

Sumber: sualwajawab Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Munajid.

والله تعالى أعلم

 Dijawab oleh : Ustadz Mahatir Fathoni S.Ag.

Official Account Grup Islam Sunnah (GiS)⁣⁣

WebsiteGIS: https://grupislamsunnah.com
Fanpage: web.facebook.com/grupislamsunnah
Instagram: instagram.com/grupislamsunnah
WebsiteGBS: grupbelanjasunnah.com
Telegram: t.me/s/grupislamsunnah
Telegram Soal Jawab: https://t.me/GiS_soaljawab
YouTube: bit.ly/grupislamsunnah

Ayo berbelanja di Merchandise GiS

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button